Categories
Supervisi

Penulisan Best Practice

Penulisan best practice pada berbagai jenjang kurang lebih serupa. Teknik penulisan best practice harus diterapkan peserta. Bagaimana Penulisan best practice pengawas sekolah?

Membahas teknik penulisan suatu karya ilmiah bisa dianggap penting gak penting. Sudah banyak para pakar yang membahas. Namun demikian … semoga saja catatan kecil dari pengalaman pribadi penulis ini tetap berguna.

Penulisan Best Practice – Ketentuan Panitia

Penulisan best practice pengawas sesuai pedoman pemilihan pengawas sekolah berprestasi 2019 secara umum dinyatakan sebagai berikut:

  • Jumlah halaman karya 15-20 halaman tidak termasuk lampiran, kertas ukuran A4.
  • Sampul depan yang digunakan pada karya best practice sebagaimana ditunjukkan pada gambar di atas.
  • Karya diketik dengan spasi 1,5; huruf Times New Roman; ukuran huruf 12; batas tepi/margin kiri 4 cm, kanan 3 cm, atas 3 cm, dan bawah 3 cm. Khusus untuk ukuran huruf tabel dan gambar disesuaikan dengan kebutuhan.
  • File karya Best Practice dibuat dalam satu file yang utuh tidak terpisah-pisah antara judul-kata pengantar-daftar isi-bab-daftar pustaka.

Di atas adalah satu contoh ketentuan penulisan dari panitia penyelenggara. Ketentuan tersebut perlu untuk diacu oleh peserta misalnya pada pemilihan pengawas sekolah berprestasi 2019 yang lalu.

Sistematika Penulisan Best Practice

Penulisan best practice umumnya juga telah ditentukan panitia sistematikanya. Berikut adalah contoh sistematika penulisan laporan pengalaman terbaik pengawas sekolah tahun 2019.

1.    Bagian Awal

Bagian ini terdiri atas halaman judul (cover), halaman pernyataan keaslian karya yang ditandatangani, halaman lembar persetujuan dari atasan langsung dan atau pejabat terkait, abstrak atau ringkasan, kata pengantar, daftar isi, daftar tabel, daftar gambar, dan daftar lampiran.

2.    Bagian Isi

Bagian isi terdiri atas:

Bab  Pendahuluan,  berisi  latar  belakang,  masalah,  tujuan,  dan  manfaat  best practice yang dilaksanakan.

Bab Kajian  Pustaka, berisi teori, kebijakan,  pedoman dan/atau praktik  yang dijadikan rujukan dalam menyelesaikan masalah.

Bab Metode, berisi tentang prosedur dan perangkat  atau instrumen, dan cara pemecahan masalah.

Bab  Hasil  dan  Pembahasan,  Penyajian  dan  analisis  data  yang  mencakup keadaan awal, proses, dan hasil akhir yang diperoleh dari hasil pelaksanaan serta dampaknya bagi komunitas sekolah.

Bab Simpulan dan Rekomendasi

3.      Bagian Penutup Berisi daftar pustaka dan lampiran-lampiran.

Kerangka Penulisan

Berdasarkan ketentuan penulisan best practice di atas dan juga sistematika selanjutnya dibuat kerangka penulisan. Gambaran isi kerangka penulisan pengalaman terbaik dengan menerapkan ketentuan-ketentuan tersebut di atas dapat dicontohkan sebagai berikut:

penulisan best practice
penulisan best practice

Dengan kerangka yang telah disusun seperti pada contoh di atas, lebih mudah bagi kita untuk menuliskan isi yang seharusnya diuraikan.

Pengetikan Kerangka pada MS Word

Penulisan pengalaman terbaik menggunakan MSWord dapat kita mulai dari dokumen baru. Langkah-langkah yang dilakukan seperti berikut:

  1. Membuat dokumen baru
  2. Mengatur ukuran kertas dokumen A4
  3. Mengatur marjin kiri, kanan, atas, bawah masing-masing 4 cm, 3 cm, 3 cm, 3 cm.
  4. Ketik isi bakal kerangka best practice (seperti contoh di atas)
  5. Blok semua baris teks, pilih font New Times Roman ukuran 12, spasi 1,5.
  6. Pada setiap awal baris dengan huruf kapital lakukan penyisipan / pemaksaan halaman baru (Insert > PageBreak)

Setelah langkah 6 dikerjakan seluruhnya, kita dapatkan dokumen dengan judul bab dan sub bab yang benar sesuai desain kerangka walaupun isi uraian masih kosong. Anda lah yang akan mengembangkan isinya sesuai jumlah halaman yang diijinkan.

Posting berikutnya akan membahas pembuatan nomor halaman berbeda dan daftar isi secara otomatis jadi kita tidak perlu repot mengganti daftar isi yang uptodate atau sesuai editan terakhir.

Ok demikian diskusi Penulisan Best Practice … semoga menginspirasi.

Author Profile

Endarta
EndartaPenulis
Dilahirkan di Sleman DIY
Alumni
SD Petinggen 2 Yogyakarta
SMP Negeri 6 Yogyakarta
STM Pembangunan Yogyakarta
FPTK IKIP Yogyakarta Pendidikan Teknik Elektronika
MST / MTS / METSI Universitas Gajah Mada Yogyakarta
Master Trainer Pedagogic Program MONE - ITE Singapore
Pemenang ke 2 Pengawas Sekolah Berprestasi Tingkat Nasional 2019 Jenjang SMK

2 replies on “Penulisan Best Practice”

ooo … iya pak … hanya sekedar cerita … semoga ada yang bisa diambil manfaatnya … terima kasih pak Didik Masduki nyempatin sharing …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *